Halaman

Ahad, 5 Februari 2012

FHADILAT SELAWAT

Assalamu Allaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Semalam dalam menyambut Maulid Nabi sudah pasti begitu ramai yang berselawat .Ianya sangat baik dan dianjurkan.Tetapi alangkah baiknya jika berselawat bukan hanya pada hari-hari tertentu sehingga perlu menunggu pada ketika sambutan Maulid Nabi sahaja,bahkan ia hendaklah dilakukan pada setiap hari.Oleh itu marilah mulai dari semalam kita lanjutkan hingga ke akhir nafas.Mari berselawat bersama-sama.

Ya nabii salaamun ‘alaika; Ya rosuul salaamun ‘alaika
Ya habiib salaamun ‘alaika; Sholawaatullaahi ‘alaika

(Wahai Nabi salam kami kepadamu; Wahai Rasul salam kami kepadamu
Wahai kekasih Allah salam kami kepadamu; Rahmat Allah semoga melimpah terus untukmu)

Mengapa Kita Berselawat

Oleh Al-Habib Abdul Qodir bin Al Imam Al Hafidz Al Musnid Al Qutub Prof DR. Al Habib Abdullah Bin Abdul Qodir Bin Ahmad Bil Faqih Al-Alawy RA
Terdorong dari sabda Baginda SAW yang artinya “janganlah kalian menjadikan makamku sebagai tempat bersenang-senang, namun justru perbanyaklah selawat atasku !! Sesungguhnaya selawat yang kalian sampaikan aku terima ( sampai kepadaku ) dimanapun kamu berada”.

Tersirat pula bahwa Baginda Nabi SAW bersabda, telah bersabda jibril As : “Sesungguhnya aku memberi kabar gembira kepadamu bahwa sungguh Allah SWT.” berfirman, “Barangsiapa menyampikan salam kepadamu maka aku sampaikan salam kepadanya, dan orang yang berselawat kepadamu, aku berikan selawat kepadanya”. (Hadist Qudsyi)

Sabda Baginda Nabi SAW pula : bersabda Sayyiduna Jibril As : ” Wahai Muhammad tiada seorang yang berselawat kepada paduka kecuali 70.000 malaikat berselawat atas orang tersebut, dan siapa yang berselawati oleh malaikat maka ia tergolong dari penghuni surga”.

Kemudian Baginda Nabi SAW pun pernah bersabda : “Siapa orang yang berselawat atasku satu kali, Allah SWT sampaikan selawat atasnya 10 kali, siapa yang berselawat atasku 100 kali Allah SWT sampaikan selawat atasnya 100 kali, siapa orang yang berselawat atasku 100 kali Allah SWT mencatatnya tergolong dari orang yang jauh dari kemunafikan dan bahaya api neraka, serta kelak digolongkan bersama para syahid, perbanyaklah selawat atasku, setiap namaku disebut sesungguhanya itu menjadi pelebur dari macam-macam keburukan kalian”.

Sebuah kabar gembira dari Baginda Nabi SAW, dirawayatkan : “Siapa orang yang berselawat atasku setiap hari 100 kali, maka tidaklah ia wafat kecuali sebelumnya akan mengetahui tempatnya kelak disurga”.

Dalam sebuah hadits yang lain diriwayatkan pula : “Siapa orang yang berselawat atasku setiap hari 100 kali, maka Allah SWT akan mengkabulkan 100 hajatnya, yang teringan dari hajat tersebut bahwa ia akan dibebaskan dari api neraka”.

Demikian penjabaran dari Yang Mulya Asy Syekh Yusuf Bin Ismail Al Nabhany RA.
Kemudian Imam Asy Syakhowi RA menukilkan dari sayyiduna Imam Ali Karrahmallahu Wajhah As Ra, beliau pernah berkata : “Andai aku tidak khawatir lupa akan zikir kepada Allah Azza Wajalla maka tidak aku dekatkan diri kecuali dengan selawat atas Nabi SAW, karena pernah kudengar Baginda SAW bersabda :
“Bersabda Sayyidunna jibril As : “Wahai Muhammad Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla Berfirman : “Siapa orang yang berselawat kepada paduka 10 kali sungguh wajib baginya aman dari Murka-Ku”.

Semoga Allah SWT membuka hati agar semua tergolong dari ahli selawat dan tergolong peraih Syafa’at Rosulullah SAW, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin Bijahi Sayyiduna Muhammadin Tohal Amiin SAW.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena sudah dikumpulkan oleh Allah SWT di sini. Di tempat ini kita mengingat Allah SWT, mengingat Nabi Muhammad SAW dan mengingat orang-orang yang mencintai Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW. Semoga di akhirat nanti kita juga dikumpulkan bersama-sama Rasulullah Muhammad SAW. Amin.

Kita bermodalkan mencintai Rasulullah Muhammad SAW. Dikisahkan ketika pada suatu hari rombongan Rasulullah Muhammad SAw sedang berjalan menuju ke suatu tempat dihentikan oleh seseorang sahabat dan beliau bertanya kapan hari kiamat akan tiba. Rasulullah Muhammad SAW. balik bertanya kepadanya apakah yang sudah dia siapkan sehingga dia tanya kapan hari kiamat akan tiba?

Sahabat tersebut menjawab dia tidak mempersiapkan apa-apa karena dia sadar bahwa ibadahnya hanya sedikit, dia hanya yakin bahwa dia mencintai Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW. Rasulullah Muhammad SAW menjawab bahwa sahabat itu akan bersama yang dicintainya nanti di hari kiamat.

Sahabat-sahabat yang lain yang bersama Rasulullah Muhammad SAW bahagia sekali mendengar kabar tersebut seakan-akan tidak ada kabar bahagia selain ini, sebab mereka tahu bahwa ibadah mereka tidak mungkin sekhusyuk Rasulullah Muhammad SAW, tidak mungkin seikhlas Rasulullah Muhammad SAw, tidak mungkin sesempurna Rasulullah Muhammad SAW…mereka hanya mencintai Allah SWT. dan Rasulullah Muhammad SAW. Mereka bahagia bahwa dikatakan mereka akan bersama yang mereka cintai.

Dikatakan bahwa barang siapa mendatangi suatu tempat dimana tempat itu dibacakan maulid (sejarah Rasulullah Muhammad SAW), maka dia sebenarnya sedang mendatangi ridho Allah SWT. Kenapa? Karena kita datang dengan berniatkan mencintai Rasulullah Muhammad SAW. yang mana niat ini akan membawa kita melakukan hal-hal yang cintai oleh Rasulullah Muhammad SAW. Bukankah orang yang mencintai sesuatu akan melakukan hal-hal yang disukai oleh yang kita cintai?

Barang siapa dengan tulus mencintai Rasulullah Muhammad SAW. maka Rasulullah Muhammad SAW. akan mencintainya. Salah satu bukti kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW. adalah dengan berselawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Nabi Adam As dahulu kesepian ketika berada di surga, oleh Allah SWT. diciptakanlah ibu Hawa. Sudah sifat kita tertarik kepada sesuatu yang indah-indah, begitu juga Nabi Adam As yang tertarik kepada ibu Hawa. Ketika Nabi Adam As bertanya kepada Allah SWT.

Bahwa Nabi Adam As menginginkan ibu Hawa, maka Allah SWT melarang Nabi Adam As mendekati ibu Hawa sebelum memberikan mahar. Lihatlah di surga yang semua keinginan kita tinggal meminta pada Allah Swt langsung dikabulkan saja Nabi Adam As masih disuruh memberikan mahar untuk ibu Hawa! Nabi Adam As bertanya apa maharnya Ya Allah?

Dijawab oleh Allah Swt bahwa mahar yang harus diberikan adalah selawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Kemudian Allah SWT menjelaskan kepada Nabi Adam As siapa Rasulullah Muhammad SAW.yang di akhirat dikenal dengan nama Ahmad sebenarnya.

Lihat ini bukti bahwa betapa mulianya selawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. itu! Selawat bermanfaat untuk banyak hal dunia dan akhirat. Alhabib Ali bin Muhammad bin Husein Alhabsyi (penulis kitab Simthud Durrar) berkata bahwa ketika beliau resah maka beliau membaca selawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Dikisahkan dari Kitab Raudhorrayahin, dimana Allah memiliki salah satu malaikat yang mana panjang sayapnya yang satu di masyriq dan yang satu di maghrib. Dan tingginya, dari langit ketujuh sampai dasar bumi ketujuh.

Malaikat tersebut memiliki bulu sejumlah dengan makhluk ALLAH yang ada di bumi, dan tugas malaikat tersebut adalah ketika ada yang berselawat kepada Rosul SAW, maka malaikat tersebut menyelam kelautan cahaya kemudian naik ke atas dan mengibaskan tubuhnya.

Setiap tetesan yang menetes dari sayap malaikat tersebut ALLAH ciptakan malaikat lagi yang selalu meminta ampun / ber-istiqfar terhadap orang yang berselawat tersebut sampai yaumil Qiyamah…
Begitu tingginya derajat orang yang berselawat kepada Sayyidul Wujud Muhammad SAW.

Maka dari itu marilah kita perbanyak berselawat….

Tiada ulasan:

Catat Ulasan